Cimahi, Cimahi Aktual — Gerak seni menjadi pembuka dalam kegiatan “Saba Kelurahan”, rangkaian acara menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang berlangsung di Lapang Voli RW 17, Jalan Sriwijaya Baru, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (19/8/2026).
Sanggar Tari Rumah Kreatif Bunda Mei (RKBM) dipercaya membuka rangkaian kegiatan melalui penampilan tari sekaligus prosesi mapag, menyambut kehadiran perwakilan Pemerintah Kecamatan Cimahi Tengah, jajaran kelurahan, serta tamu undangan.
Tiga penari RKBM, Meysha Sri Sahputrie, Kamellia Listiyani, dan Rachel Agustin, tampil dinamis, luwes, dan energik membawakan Tari Campernik. Kekompakan gerak dan ekspresi para penari menghadirkan suasana pembukaan yang hidup sebelum rangkaian pertandingan voli dimulai.
Penampilan tersebut dipandu Bunda Maya selaku pelatih, sementara Bunda Mei merupakan pemimpin Sanggar Tari Rumah Kreatif Bunda Mei (RKBM). Keterlibatan RKBM menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan seni tari kepada masyarakat.
Kegiatan Saba Kelurahan mempertemukan sejumlah kelurahan di Kecamatan Cimahi Tengah melalui pertandingan voli. Kelurahan yang terlibat di antaranya Padasuka, Baros, Cimahi, Cigugur Tengah, Setiamanah sebagai tuan rumah, serta Karang Mekar.
Kehadiran RKBM di awal kegiatan memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang perjumpaan antara olahraga, seni, budaya, dan kebersamaan masyarakat.
Abdul Latif, perwakilan panitia yang juga merupakan seniman tari Kota Cimahi, mengapresiasi keterlibatan para penari RKBM dalam pembukaan kegiatan.
“Rangkaian acara ini semakin lengkap dengan hadirnya RKBM. Seni tari menjadi pembuka yang memberikan energi positif sebelum pertandingan berlangsung,” ungkapnya.
Menurut Latif, kolaborasi seni dan olahraga juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kehadiran para penari muda diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi berikutnya.
Penampilan RKBM akhirnya menjadi awal yang dinamis bagi Saba Kelurahan. Dari gerak tari yang penuh energi hingga pertandingan di lapangan, semangat kebersamaan masyarakat terus menjadi bagian utama dalam perayaan kemerdekaan.
Melalui seni, RKBM menunjukkan bahwa panggung kemerdekaan dapat hadir di mana saja—termasuk di tengah lapangan voli dan kehidupan masyarakat.
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Raden William





0 Komentar