![]() |
| Sesi Wawancara Eel bersama Vidya, di Graha Kusumawati, Kopi Ladang, Cimahi Utara (28/1/2026). |
Cimahi, Cimahi Aktual – Kota Cimahi kembali menghadirkan destinasi baru yang memadukan wisata kuliner, ruang hijau, dan pelestarian budaya lokal. Berlokasi di kawasan Graha Kusumawati, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kopi Ladang resmi hadir sebagai ruang publik alternatif yang menawarkan pengalaman menikmati kopi dan kuliner Nusantara dalam suasana asri dan menenangkan.
Berdiri di area dengan akses jalan aspal yang mulus serta lahan parkir luas, Kopi Ladang memanfaatkan ruang terbuka hijau perkotaan sebagai daya tarik utama. Konsep ini menjawab kebutuhan masyarakat urban akan tempat “healing”, berkumpul, sekaligus menikmati kuliner berkualitas di tengah lingkungan yang alami.
![]() |
| Kopi Ladang, Cipageran , Kota Cimahi (28/1/2026). |
Pengelola Kopi Ladang, Dra Vidya Yusticia, menjelaskan bahwa kehadiran Kopi Ladang tidak hanya berorientasi pada bisnis kuliner, tetapi juga membawa misi sosial dan ekonomi bagi warga sekitar.
“Sejak awal, kami berkomitmen melibatkan warga Kelurahan Cipageran sebagai bagian dari operasional Kopi Ladang. Karyawan kami mayoritas adalah masyarakat sekitar. Ini bentuk kolaborasi nyata agar usaha ini tumbuh bersama lingkungan,” ujar Vidya dalam sesi wawancara (28/1/2026).
Dorong Ekonomi Lokal dan Mutu Pelayanan
![]() |
| Dinner Para Pejabat Redaksi Cimahi Aktual bersama Tim Pengelola Kopi Ladang, Kota Cimahi (28/1/2026). |
Kopi Ladang menjadi contoh pengembangan usaha berbasis komunitas. Selain membuka lapangan kerja, pengelola secara aktif melakukan service development guna meningkatkan mutu pelayanan kepada pelanggan.
Pendekatan ini sejalan dengan tren ekonomi kreatif dan pariwisata lokal, di mana sektor kuliner berperan signifikan dalam perputaran ekonomi daerah. Berdasarkan kecenderungan umum sektor UMKM kuliner, usaha berbasis komunitas dinilai mampu meningkatkan pendapatan warga sekitar sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.
Kuliner Nusantara dan Pemanfaatan Ladang Sayur
![]() |
| pengelola secara aktif melakukan service development, Kopi Ladang, Cipageran , Cimahi Utara (28/1/2026). |
Dari sisi menu, Kopi Ladang menghadirkan kopi dengan cita rasa autentik, baik panas maupun dingin, serta aneka masakan khas Jawa Timur dan kuliner Nusantara yang ramah untuk semua kalangan.
Menariknya, sebagian bahan baku sayuran dimanfaatkan dari ladang dan kebun sayur lokal, sebagai upaya mendukung pertanian skala kecil dan menjaga kesegaran bahan pangan.
“Kami ingin pengunjung merasakan bahwa apa yang mereka nikmati berasal dari alam sekitar, dari ladang dan kebun yang ada di wilayah ini. Ini bukan sekadar makan, tapi pengalaman,” tambah Vidya.
Ruang Budaya dan Kreativitas
![]() |
| pertunjukan musik, seni, dan kegiatan komunitas, Kopi Ladang, Cimahi Utara, Kota Cimahi (28/1/2026). |
Konsep kontemporer yang berpadu dengan budaya lokal terasa kuat dari penataan ruang Kopi Ladang. Ornamen tradisional, wayang golek, suasana pawon, plataran, serta sentuhan tropis menciptakan atmosfer hangat dan autentik.
Fasilitas yang tersedia meliputi gazebo untuk bersantai dan stage berukuran sedang yang dapat digunakan untuk pertunjukan musik, seni, dan kegiatan komunitas. Hal ini menjadikan Kopi Ladang sebagai ruang hidup bagi pelaku seni dan budaya lokal.
Destinasi Wisata Kuliner Baru Cimahi
Dengan jam operasional:
- Weekday: 11.00 – 21.00 WIB
- Weekend: 10.00 – 22.00 WIB
Kopi Ladang diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner unggulan Kota Cimahi, sekaligus ruang berkumpul masyarakat yang menghadirkan ketenangan, kreativitas, dan kekayaan budaya lokal dalam satu pengalaman utuh.
“Kami ingin Kopi Ladang menjadi tempat yang hidup, bukan hanya untuk makan dan minum, tapi juga untuk berinteraksi, berkarya, dan menjaga nilai tradisi,” tutup Vidya.
Reportase : Eel
Jurnalis : Virgi Ali
Creative Video : Eel, Virgi Ali
Voice Over : Eel





0 Komentar