Cimahi Aktual — Puisi “Bunda, Tak Pernah Salah” karya Abrizam menghadirkan suara seorang anak yang ingin meyakinkan bundanya agar tidak pernah menyesali kehadirannya.
Dengan bahasa sederhana dan penuh perasaan, Abrizam berbicara tentang kesedihan, penerimaan, serta keyakinan bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam menciptakan setiap manusia.
Di balik puisinya, Abrizam menunjukkan bahwa kekurangan bukanlah halangan untuk berkarya dan menyampaikan suara hati. Justru melalui sastra, ia mampu menunjukkan keberanian, perasaan, dan harapan yang ada dalam dirinya.
Abrizam merupakan siswa kelas 6 SD SLBN-A Citeureup Kota Cimahi, seorang penyandang disabilitas autis yang menuangkan perasaannya melalui karya sastra.
BUNDA, TUHAN TAK PERNAH SALAH
Kadang aku dianggap tak berguna Kadang aku dianggap tak berdaya
Ku mohon... Ku mohon... Jangan sesali kehadiranku
Aku tahu letih di ragamu Aku tahu kesedihanmu Saat kau tahu... Aku terlahir tak sempurna
Percayalah, Bunda Tuhan tak pernah salah Dalam mencipta
Hapuslah air matamu Yakinkan dirimu
Di suatu hari nanti... Bunda merasa bangga Pernah melahirkan aku
Abrizam Cimahi, 1 Agustus 2026
Rubrik Sastra — Cimahi Aktual
Editor : Virgi Ali
Publikasi Digital : Raden William

0 Komentar