Aktual

Pameran Lukisan KDM Angkat Kepemimpinan, Dedikasi dan Masa Depan Jawa Barat

Pameran Lukisan KDM Angkat Kepemimpinan, Dedikasi dan Masa Depan Jawa Barat, Kab. Bandung Barat, (17/8/2026).

Kab. Bandung Barat, Cimahi Aktual — Seni rupa kembali menjadi ruang untuk merekam gagasan, perjalanan kepemimpinan, sekaligus menyampaikan pesan tentang masa depan Jawa Barat. Hal tersebut tergambar dalam Pameran Lukisan KDM: Kepemimpinan, Dedikasi dan Masa Depan, yang resmi dibuka pada Senin, 17 Agustus 2026.

Pameran yang berlangsung pukul 15.00–17.00 WIB tersebut digelar di Galeri Panyawangan, Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pembukaan pameran dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, (17/8), Iendra Sofyan mengungkapkan bahwa kegiatan pameran seni menjadi bagian penting dalam membuka ruang bagi para seniman, pelukis, perupa, dan budayawan untuk terus mengembangkan kreativitas.

Menurutnya, ruang-ruang apresiasi seperti pameran lukisan dapat mendorong para pelaku seni agar semakin kreatif, produktif, sekaligus profesional dalam menghasilkan karya.

Jawa Barat, lanjutnya, memiliki komitmen untuk terus memberikan dukungan dan apresiasi terhadap karya-karya seni yang lahir dari para seniman. Kehadiran pameran juga menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai latar belakang dan karakter seniman dalam satu ruang kebudayaan.

Kegiatan pameran seni menjadi bagian penting dalam mengembangkan kreativitas, Kab. Bandung Barat, (17/8/2026).

Pameran tersebut menghadirkan karya dari puluhan seniman yang berasal dari berbagai daerah dan memiliki latar belakang artistik yang beragam.

Sejumlah seniman yang ambil bagian di antaranya Achmad Syahri, Agusugih, Anton Susanto, Arief Aksa, Ary D Cahyono, Cut Syifa, Deden Hamdani, Dede A Sofyan, Dede Priana, Diah Dinata, Epi Gunawan, Farel Riza Kurniawan, Handoyo JJ, Heri Heriana, Idris Brandy, Iskandar Abeng, Marwan, Moh. Sobirin, Moya Komarudin, Nata Suryadi Leeman, Ni Made Sriandani, Patra Suwanda, Prasetya Gautama, Priharyono, Putra Gara, Raphael Jason, Rosid, R. Yadi Tjahyadi, Suherman, Supriatna, Teddy Suchyar, Maria Tiwi, Tukiyan Wempi, Wahono Mukti, Warlih, dan Yuli Riban.

Menariknya, pameran tersebut juga menghadirkan seniman yang berasal dari Kota Cimahi, di antaranya Abdurahman Abro dan Diah Rahmawati.

Pameran lukisan dapat mendorong para pelaku seni agar semakin kreatif, produktif, sekaligus profesional dalam menghasilkan karya, Kab. Bandung Barat, (17/8/2026).

Abdurahman Abro atau yang akrab disapa Kang Abro mengungkapkan rasa bangganya karena dapat menjadi bagian dari pameran tersebut. Baginya, kesempatan untuk tampil dalam sebuah gelaran yang mempertemukan banyak seniman ternama menjadi pengalaman sekaligus kebanggaan tersendiri.

“Bangga bisa ikut dalam pameran yang berkelas seperti ini. Bagi saya, ini bukan hanya kesempatan untuk memamerkan karya, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dan bertemu dengan para seniman lainnya,” ungkap Abro.

Sementara itu, Diah Rahmawati, seniman yang dikenal melalui karya seni kolase, juga menyampaikan rasa bahagianya dapat berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Pameran Seni menjadi pertemuan antara seni, gagasan, budaya, dan refleksi terhadap perjalanan Jawa Barat, Kab. Bandung Barat, (17/8/2026).

Diah mengaku senang bisa mendapatkan ruang yang sama dengan para pelukis dan maestro seni rupa Jawa Barat. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus dorongan untuk terus berkarya.

“Saya merasa senang bisa berada dan berkarya sejajar dengan para pelukis, termasuk para maestro Jawa Barat. Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi saya untuk terus mengembangkan karya,” tuturnya.

Selain menampilkan karya seni rupa, pembukaan pameran turut dimeriahkan penampilan grup musik instrumental SAREVNA, yang memberikan nuansa berbeda dalam rangkaian acara.

Pameran “KDM: Kepemimpinan, Dedikasi dan Masa Depan” tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan karya visual, tetapi juga menjadi pertemuan antara seni, gagasan, budaya, dan refleksi terhadap perjalanan Jawa Barat.

Pameran masih dapat dikunjungi hingga September 2026 di Galeri Panyawangan, Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Kab. Bandung Barat, (17/8/2026).

Melalui karya masing-masing seniman, pameran tersebut menghadirkan beragam perspektif mengenai kepemimpinan, dedikasi, kehidupan masyarakat, serta harapan terhadap masa depan.

Pameran masih dapat dikunjungi hingga September 2026 di Galeri Panyawangan, Bale Pare, Kota Baru Parahyangan. Kehadirannya diharapkan semakin memperluas ruang apresiasi publik terhadap perkembangan seni rupa sekaligus memperkuat ekosistem seni dan budaya di Jawa Barat.


Reportase : Lin Karliana 

Jurnalis : Virgi Ali

Editor : Raden William

0 Komentar

Iklan Banner

Pasang Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close