Cimahi, Cimahi Aktual — Ada yang baru dari dunia kuliner Kota Cimahi. Kopi Abdi di Jalan Amir Machmud, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, (3/9/2026), menghadirkan inovasi roti melalui kolaborasi bersama Warkop Udin Wati.
Kolaborasi ini menawarkan dua varian yang menarik untuk dicoba, yakni Roti Mirukuhasu – Japan Milk Heart Breaddan Roti Cranberry Creamcheese “Soft Sourdough”.
Roti Mirukuhasu merupakan versi Uwat “Toko Roti” dengan karakter tekstur yang ringan dan lembut. Roti ini dibuat menggunakan krim kental non-dairy dan minyak kelapa, menghadirkan sensasi berbeda bagi penikmat roti.
Sementara itu, Roti Cranberry Creamcheese “Soft Sourdough” menawarkan pendekatan berbeda terhadap roti sourdough.
Jika traditional sourdough seperti country loaf atau basic sourdough identik dengan kulit yang lebih keras dan tekstur kenyal, versi soft sourdough ini dibuat dengan ragi alami serta tambahan susu, telur, dan butter.
Perpaduan tersebut menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan bersahabat, termasuk bagi penikmat yang baru mulai mengenal roti sourdough.
Menariknya, inovasi ini lahir dari semangat kolaborasi pelaku usaha lokal. Kopi Abdi dan Warkop Udin Wati tidak sekadar menawarkan produk kuliner, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kreativitas dapat menjadi bagian dari pengembangan ekonomi lokal.
Kehadiran produk tersebut menjadi warna baru bagi perkembangan ekonomi kreatif subsektor kuliner di Kota Cimahi. Kreativitas dalam mengolah bahan, menciptakan karakter produk, hingga membangun kolaborasi menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem usaha lokal.
Semangat “Bangga Buatan Cimahi” pun terasa dari kolaborasi ini. Produk lokal tidak harus tampil biasa-biasa saja. Dengan inovasi dan keberanian mencoba konsep baru, kuliner Cimahi memiliki ruang untuk terus berkembang dan menemukan pasarnya sendiri.
Dari kopi, roti, hingga kreativitas pelaku usaha, Cimahi terus menunjukkan bahwa ekonomi kreatif bisa tumbuh dari hal-hal sederhana yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Reportase : Asri Mulyani
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Raden William


0 Komentar