Cimahi, Cimahi Aktual — Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Cimahi memasuki langkah baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan Soft Launching dan Penerangan Hukum Program UMA (UMKM Mitra Adhyaksa), Rabu (2/9/2026), bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Kota Cimahi.
Program UMA hadir sebagai bentuk sinergisitas dan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat ekosistem usaha, meningkatkan kepatuhan hukum, serta mendukung pertumbuhan perekonomian daerah melalui penguatan sektor UMKM.
Program tersebut diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Kota Cimahi bersama Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, dengan melibatkan DPMPTSP, Dinas Kesehatan, Bank BJB Kota Cimahi, Himpunan UMKM Kota Cimahi, LPM se-Kota Cimahi, serta seluruh kelurahan se-Kota Cimahi.
UMKM Perlu Pendampingan, Bukan Hanya Pembinaan
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cimahi, Dr. Neneng Rahmadini, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Program UMA merupakan bagian dari upaya Kejaksaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan akses permodalan dan pemasaran, tetapi juga membutuhkan pemahaman hukum dan pendampingan agar kegiatan usahanya dapat berjalan secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui UMA, Kejaksaan Negeri Kota Cimahi ingin membangun pendekatan yang lebih preventif dan edukatif. Persoalan hukum diharapkan dapat dicegah sejak awal melalui pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan.
“Kami ingin UMKM tidak takut terhadap hukum, tetapi justru memahami hukum sebagai bagian yang melindungi dan memberikan kepastian dalam menjalankan usahanya.”
Program UMA diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai unsur pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat dan pelaku UMKM untuk bersama-sama menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Sinergi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
Sementara itu, PLT Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Drs. Achmad Nuryana, menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memperkuat UMKM.
Menurutnya, persoalan UMKM sangat kompleks dan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja. Pelaku UMKM membutuhkan dukungan dalam berbagai aspek, mulai dari legalitas usaha, perizinan, kesehatan dan keamanan produk, akses pembiayaan, pemasaran, peningkatan kapasitas hingga pemahaman hukum.
Karena itu, Program UMA dinilai menjadi momentum penting untuk menyatukan berbagai sumber daya dan program yang dimiliki masing-masing stakeholder.
“UMKM tidak bisa berjalan sendiri. Dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, kita berharap UMKM Kota Cimahi semakin kuat, semakin tertib, memiliki legalitas yang baik, mampu mengakses pembiayaan dan pasar, serta benar-benar naik kelas.”
Himpunan UMKM Sambut Positif Program UMA
Ketua Himpunan UMKM Kota Cimahi, Dani Hamdani, menyambut positif hadirnya Program UMA. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian dan keberpihakan nyata terhadap pelaku UMKM di Kota Cimahi.
Dani menyampaikan bahwa pelaku UMKM pada dasarnya membutuhkan ekosistem yang dapat memberikan akses, edukasi, pendampingan dan perlindungan, bukan hanya program yang bersifat sesaat.
“Kami dari Himpunan UMKM Kota Cimahi menyambut baik Program UMA. Ini bukan hanya tentang UMKM mendapatkan penerangan hukum, tetapi bagaimana UMKM bisa tumbuh dalam ekosistem yang saling mendukung, mendapatkan pendampingan dan memiliki kepastian dalam menjalankan usahanya.”
Ia berharap UMA dapat menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM di seluruh wilayah Kota Cimahi.
Himpunan UMKM Kota Cimahi juga menyatakan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari kolaborasi tersebut dengan mendorong para pelaku UMKM agar semakin legal, profesional, mandiri, berdaya saing dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
UMA Dorong UMKM Tumbuh Bersama dan Berkelanjutan
Soft launching Program UMA ditandai dengan rangkaian kegiatan penerangan hukum bagi pelaku UMKM. Langkah tersebut menjadi bagian awal dalam membangun kesadaran bahwa pemahaman hukum merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan usaha.
Program UMA diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi ekosistem pendampingan UMKM yang terintegrasi dengan dukungan berbagai perangkat daerah, lembaga, dunia usaha, komunitas dan masyarakat.
Melalui semangat “UMA – UMKM Mitra Adhyaksa: Bersama, Berdaya, Berkelanjutan”, seluruh pihak berkomitmen membangun UMKM Kota Cimahi yang semakin kuat, mandiri, tertib, taat hukum dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Sinergi hari ini, UMKM kuat di masa depan.
Tentang UMA
UMA (UMKM Mitra Adhyaksa) merupakan program kolaboratif yang mendorong penguatan UMKM melalui edukasi, penerangan dan pendampingan hukum serta sinergi lintas sektor.
Program ini melibatkan unsur pemerintah daerah, Kejaksaan, lembaga keuangan, organisasi UMKM, LPM dan pemerintahan kelurahan di Kota Cimahi.
Reportase : Dani Hamdani
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Raden William




0 Komentar