Aktual

Musik Tanpa Batas di Alun-Alun Cimahi, CSM Hidupkan Ruang Kreatif dan Ekonomi Kota

Cimahi Street Musik (CSM), beragam warna musik hadir dan menyatu di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi, (8/8/2026).

Cimahi, Cimahi Aktual — Ruang terbuka kembali menjadi panggung bagi para pelaku musik di Kota Cimahi. Melalui kegiatan Cimahi Street Musik (CSM), beragam warna musik hadir dan menyatu di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi, Sabtu (8/8/2026).

Mengusung semangat ruang terbuka, musik tanpa batas, CSM menghadirkan pertunjukan musik yang dapat dinikmati masyarakat dari berbagai kalangan. Sejumlah penampil seperti Saayana Band, Ewicoustic, dan Mapel Band turut mengisi panggung dengan karakter musik yang berbeda.

Bukan sekadar pertunjukan, CSM menjadi ruang pertemuan bagi musisi, komunitas, pelaku seni, hingga masyarakat umum. Keragaman penampilan menunjukkan bahwa musik di Cimahi memiliki warna yang luas, mulai dari karya-karya bernuansa populer hingga eksplorasi musik yang tumbuh dari komunitas.

Kehadiran CSM juga memperlihatkan bagaimana ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai tempat tumbuhnya kreativitas. Alun-Alun Kota Cimahi tidak hanya menjadi tempat berkumpul masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku ekonomi kreatif.

CSM sendiri tidak berdiri sendiri. Kegiatan ini tumbuh melalui kolaborasi berbagai komunitas musik dan seni di Kota Cimahi. Di antaranya Studio 7, Cimahi Rock Community (CRC), Komunitas The Rolling Stones, Rumah Seni Cimahi (RSC), Komunitas Sound System Cimahi (KSSC), Star Sound, serta Himpunan Artis Musik Independen (HAMI).

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu kekuatan ekosistem musik Cimahi. Masing-masing komunitas membawa karakter, jaringan, dan pengalaman yang berbeda, kemudian bertemu dalam satu ruang yang sama: panggung musik terbuka.

Dukungan juga datang dari media partner Lima Waktu dan Cimahi Aktual, yang turut menjadi bagian dalam memperluas informasi mengenai geliat kegiatan seni dan musik di Kota Cimahi.

Lebih jauh, aktivitas musik jalanan seperti CSM memiliki hubungan erat dengan perputaran ekonomi kreatif. Ketika sebuah pertunjukan digelar di ruang publik, aktivitas ekonomi di sekitarnya ikut bergerak. Kehadiran penonton dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, pedagang, pekerja kreatif, penyedia perlengkapan panggung, hingga berbagai sektor pendukung lainnya.

Dalam konteks pembangunan kota, ekosistem seperti ini penting untuk terus dikembangkan. Ekonomi kreatif tidak hanya berbicara mengenai karya dan pertunjukan, tetapi juga bagaimana kreativitas mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

CSM, mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan, Kota Cimahi, (8/8/2026).

Musik dengan demikian dapat menjadi salah satu bagian dari ketahanan ekonomi Kota Cimahi. Ketika musisi dan komunitas memiliki ruang untuk berkarya, sementara masyarakat mendapatkan ruang hiburan yang terbuka dan mudah diakses, tercipta sebuah ekosistem yang saling menghidupkan.

CSM menunjukkan bahwa musik tidak harus selalu berada di dalam gedung pertunjukan. Di ruang terbuka pun, musik dapat tumbuh, bertemu dengan masyarakat, membangun jejaring, sekaligus menciptakan peluang ekonomi.

Dari Alun-Alun Kota Cimahi, semangat itu terus dimainkan: musik tanpa batas, komunitas tanpa sekat, dan kreativitas yang bergerak bersama ekonomi kota.

Jurnalis : Virgi Ali 

Editor : Raden William

0 Komentar

Iklan Banner

Pasang Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close