Cimahi, Cimahi Aktual – Pemerintah memiliki komitmen untuk melindungi keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Raden Lucky Sugih Mauludin, S.E., M.M., saat mewakili Wali Kota Cimahi pada Momentum Tanggap Warsa 1 Sura 1960 Aliran Kebatinan Perjalanan (AKP) di Gedung Pasewakan, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (11/7/2026).
Menurut Lucky, peringatan 1 Sura merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang mengajarkan nilai gotong royong, persaudaraan, serta penghormatan terhadap keberagaman. Pemerintah Kota Cimahi, kata dia, berkomitmen melindungi seluruh bentuk ekspresi budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Atas nama Wali Kota Cimahi, Lucky juga menyampaikan ucapan selamat memperingati 1 Sura kepada seluruh masyarakat yang merayakannya.
"Semoga momentum ini semakin memperkuat keharmonisan, mempererat persaudaraan, menjaga kebudayaan, serta menjadi cahaya yang menerangi Kota Cimahi," ujarnya.
Momentum Tanggap Warsa 1 Sura 1960 Aliran Kebatinan Perjalanan menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus pelestarian budaya yang memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan keberagaman di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh budaya, penghayat kepercayaan, unsur pemerintah, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga warisan budaya bangsa. Nilai-nilai refleksi dan harmoni dalam tradisi Sura juga dikenal luas dalam budaya Jawa sebagai momentum perenungan dan pembaruan diri.
Turut hadir Deden Alam Saehul Shidiq, S.E. mewakili Kecamatan Cimahi Utara, Lurah Cibabat Syahrizal Yusuf, S.T., M.Si., Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama (Idewasbang KTESBA) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Cimahi, Wahyana, S.IP., M.IP., unsur Polres Cimahi, Polsek Cimahi, Koramil Cimahi Utara, serta tokoh masyarakat dan pegiat budaya.
Hadir pula Ketua Dewan Musyawarah Daerah Jawa Barat, Budi Prayoga, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai persatuan, toleransi, dan kebudayaan sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.
Dalam rangkaian kegiatan juga disampaikan bahwa 13 Juli diperingati sebagai Hari Kebatinan dan Kepercayaan, yang menjadi momentum untuk meningkatkan penghormatan terhadap keberagaman budaya dan tradisi yang hidup di Indonesia.
Acara dipandu Ikin Sadikin dan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Teks Pancasila serta Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai penegasan bahwa pelestarian budaya berjalan selaras dengan semangat kebangsaan.
Suasana khidmat semakin terasa saat Nana Juhana memimpin doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Prosesi Tutup Tahun dipimpin Abah Mimin sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui. Dalam pesannya, Abah Mimin mengajak seluruh peserta menjadikan pergantian tahun sebagai momentum merenung, memperbaiki diri, memperkuat kepedulian terhadap sesama, serta terus menjaga persatuan demi Indonesia yang damai dan harmonis.
Kegiatan budaya semakin semarak melalui penampilan Sanggar Tari Danghyang Mustika Sahari dari Kelurahan Cipageran dengan dukungan Udin Mahfudin, sementara iringan gending ditata oleh Kiki Widi Sunarya, menghadirkan nuansa seni tradisi Sunda yang sarat makna.
Kemeriahan berlanjut melalui penampilan Puan Hayati, AKP, yang membawakan empat lagu bertajuk Perjalanan, Pancasila, lagu pop Sunda bertema persahabatan hingga mancanegara, serta Manuk Dadali. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan karena memadukan pesan nasionalisme dengan kekayaan budaya daerah.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Abah Wiwi Witana menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat semangat gotong royong dan kerukunan seluruh panitia serta dukungan berbagai pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang telah berpartisipasi, seraya mengajak untuk terus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghormati nilai-nilai luhur warisan leluhur sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Momentum Tanggap Warsa 1 Sura 1960 Aliran Kebatinan Perjalanan menjadi pengingat bahwa budaya, nilai kepercayaan, dan semangat kebangsaan dapat berjalan berdampingan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus memperkuat harmoni sosial dan pelestarian budaya di Kota Cimahi maupun Indonesia.
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Raden William






0 Komentar