Cimahi Bernyanyi Episode 3, Working Space Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, (9/7/2026).
Cimahi, Cimahi Aktual – Pemerintah Kota Cimahi kembali menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif melalui Cimahi Bernyanyi Episode 3 bertema "80/90 Hits Indonesia Pop" yang digelar di Working Space Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi bukti bahwa musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas subsektor.
Cimahi Bernyanyi Episode 3, terus berkembang sebagai ruang tumbuh bagi kreativitas masyarakat Kota Cimahi, (9/7/2026).
Acara yang diresmikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Drs. Dani Bastian, menghadirkan suasana hangat yang mempertemukan Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas kreatif, pelaku UMKM, konten kreator, jurnalis, hingga masyarakat umum dalam satu ruang yang penuh kreativitas.
Dalam sesi wawancara, Kepala Seksi Pariwisata Disbudparpora Kota Cimahi, Fajar Firdaus Adiparta, S.IP., M.M., yang juga bertugas sebagai pembawa acara dan penyanyi, mengatakan bahwa Cimahi Bernyanyi terus berkembang sebagai ruang tumbuh bagi kreativitas masyarakat.
"Cimahi Bernyanyi bukan sekadar panggung musik, tetapi menjadi ruang ekspresi, ruang bertemu, dan ruang kolaborasi yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Kota Cimahi," ujarnya.
Suasana semakin hangat ketika berlangsung sesi diskusi ringan bersama Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Cimahi, H. Ainul Hidayat, sambil menikmati sajian Kopi Bara. Dalam perbincangan tersebut, ia menyampaikan bahwa Cimahi Bernyanyi Episode 3 terus menunjukkan perkembangan sebagai wadah kolaborasi subsektor ekonomi kreatif, terutama seni pertunjukan dan musik. Konsep yang dipadukan dengan UMKM Pasar Awi Campernik menghadirkan pengalaman wisata kreatif yang memanjakan pancaindra. Pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan musik, tetapi juga berburu kuliner, mencicipi kopi lokal, berbelanja produk UMKM, berinteraksi dengan pelaku usaha kreatif, hingga mendorong perputaran ekonomi (cash flow) yang memberikan dampak positif bagi ekosistem ekonomi kreatif Kota Cimahi.
Cimahi Bernyanyi Episode 3 terus menunjukkan perkembangan sebagai wadah kolaborasi subsektor ekonomi kreatif Kota Cimahi, Jawa Barat, (9/7/2026).
Kolaborasi tersebut menjadi contoh bagaimana seni pertunjukan mampu terhubung dengan subsektor kuliner, fesyen, kriya, fotografi, konten digital, hingga promosi pariwisata. Kehadiran konten kreator dan jurnalis juga memperluas jangkauan informasi sehingga kegiatan ekonomi kreatif Kota Cimahi semakin dikenal masyarakat luas.
UMKM Pasar Awi Campernik menghadirkan pengalaman wisata kreatif yang memanjakan pancaindra, Cimahi Bernyanyi, (9/7/2026).
Semangat inovasi turut ditunjukkan oleh Annisa Ramadya Fassa, mahasiswi Politeknik Bandung (Polban) Jurusan Pariswisata, yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Disbudparpora Kota Cimahi sekaligus warga Kelurahan Cipageran. Dalam sesi wawancara, Annisa memperkenalkan gagasan pembuatan merchandise resmi Cimahi Bernyanyi berupa gantungan kunci dan tote bag dengan desain kreatif serta harga yang terjangkau.
Mencicipi kopi lokal, berbelanja produk UMKM, berinteraksi dengan pelaku usaha kreatif, Cimahi Bernyanyi, (9/7/2026).
Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya menghadirkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomis, tetapi juga menerapkan semangat gotong royong melalui sistem patungan. Hasil penjualan merchandise nantinya akan digunakan untuk membantu kebutuhan operasional tim produksi sehingga penyelenggaraan Cimahi Bernyanyi dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Acara berlangsung meriah dipandu oleh Yanti Widianti, Meinar Rachmawati, serta Moka Kota Cimahi 2024 Ariiq Mu'ammar. Lagu-lagu pop Indonesia era 1980-an dan 1990-an menghidupkan suasana nostalgia, sementara kuis musik dengan berbagai hadiah menarik menghadirkan tawa, senyuman, dan kebersamaan di antara para peserta.
Melalui Cimahi Bernyanyi Episode 3, Pemerintah Kota Cimahi menunjukkan bahwa ekonomi kreatif merupakan ekosistem yang saling terhubung. Ketika seni pertunjukan, musik, kuliner, UMKM, pariwisata, konten digital, dan produk kreatif berjalan berdampingan, maka akan tercipta nilai tambah yang mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjadikan Kota Cimahi sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing.
Merchandise resmi Cimahi Bernyanyi 3, berupa gantungan kunci dan tote bag dengan desain kreatif, Kota Cimahi, (9/7/2026).
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Raden William






0 Komentar