![]() |
| Cover Single Bulan Ramadhan The Lyris |
Lagu Bulan Ramadhan merupakan lagu The Lyris yang dibuat oleh R. Ali Rajab Wiraksanata dan Pupung Wahyu Purnama yang dirilis sebagai single pada tahun 2020 serta mendapat versi remastered atau audio kualitasnya ditingkatkan dan dirilis pada tahun 2022 diberbagai macam platform streaming musik.
The Lyris merupakan band asal Cimahi yang aktif sejak tahun beranggotakan R. Ali Rajab Wiraksanata sebagai Gitaris dan aransemen, serta penulis lirik lagu dan Pupung Wahyu Purnama sebagai vokalis dan penulis lirik lagu.
Lagu ini menjadi single keempat setelah Unusual Love. Lagu ini berbeda dari single pendahulunya yang menceritakan tema percintaan,Bulan Ramadhan membawakan tema religi tetapi menggunakan bahasa yang universal.
Lagu ini menceritakan tentang suasana dibulan Ramadhan yang membuat ketenangan batin, dan bersyukur atas kehadiran bulan ramadhan serta, menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.
Berikut lirik lagu Bulan Ramadhan The Lyris:
Hari ini tenang
Malam ini menenangkan
Bintang-bintang berseri
Angin malam sejuk
Menyentuh lembut
Hingga relung hati
Kau selalu ada untuk ku
Kau bulan Ramadhan
Pembersih hati dan jiwa yg kotor
Kau berbeda
Di antara malam seribu malam
Di antara bulan seribu bulan
Kau di hati
Angin malam sejuk
Menyentuh lembut
Hingga relung hati
Kau selalu ada untuk ku
Kau bulan Ramadhan
Ooo.ooo.ooo
Pembersih hati dan jiwa yg kotor
Kau berbeda
Di antara malam seribu malam
Di antara bulan seribu bulan
Kau di hati
Ooo.ooo
Pembersih hati dan jiwa yg kotor
Kau berbeda
Di antara malam seribu malam
Di antara bulan seribu bulan
Kau di hati
Kau di hati
Kau di hati
Lagu dibuka dengan gitar akustik yang menyentuh hati,dan dipadukan aransemen strings yang indah serta penggunaan lirik lagu yang universal tanpa menggunakan lirik lagu religi menjadikan nya berbeda dari lagu religi yang lain.
Meskipun lirik lagu ini sederhana tetapi memiliki makna yang mendalam tanpa menggunakan istilah religi yang terlalu spesifik sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Jurnalis: Raden William

0 Komentar