Jakarta, Cimahi Aktual — Drummer senior Indonesia, Ossa Sungkar, terus mengembangkan kontribusinya di dunia musik melalui karya dan pendidikan. Dalam wawancara di Jakarta, (14/10/2026), Ossa mengungkapkan bahwa dirinya telah merampungkan buku terbaru yang membahas teknik drum chops, sebagai upaya berbagi pengalaman sekaligus memperluas wawasan drummer muda Indonesia.
Buku tersebut mengulas teknik penting dalam permainan drum, mulai dari improvisasi, solo drum, hingga fill-in. Materinya disusun untuk membantu drummer mengembangkan koordinasi, kecepatan, ketepatan, kontrol, dan kreativitas dalam membangun karakter permainan.
Ossa menghadirkan pembahasan notasi serta teknik yang terinspirasi dari permainan drummer dunia, di antaranya Neil Peart dari RUSH, Mike Portnoy dan Mike Mangini yang pernah memperkuat DREAM THEATER, Danny Carey dari TOOL, Simon Phillips dari TOTO, Dave Weckl, serta Vinnie Colaiuta.
Selain diterbitkan dalam bentuk buku fisik, karya tersebut direncanakan tersedia dalam format e-book yang dapat diunduh. Ossa juga berencana menghadirkan video tutorial melalui kanal YouTube agar pembaca memperoleh referensi pembelajaran audiovisual yang selaras dengan materi buku.
Sebelumnya, Ossa pernah menerbitkan buku Panduan Bermain Drum untuk Pemula bersama Gramedia pada 2005. Buku tersebut dikabarkan mengalami beberapa kali cetak ulang dan masuk kategori best seller. Untuk karya terbarunya, Ossa memproduksi buku secara mandiri dengan harapan dapat menjajaki distribusi melalui Gramedia.
Dari Panggung Musik ke Dunia Pendidikan
Nama Ossa Sungkar dikenal melalui perjalanan musikal lintas genre, mulai dari progressive rock, modern pop rock, hingga fusion dan Latin jazz.
Bersama VOODOO, ia terlibat dalam penggarapan lima album progressive rock. Ia juga berkarya bersama DPLANT yang menghasilkan satu album modern pop rock serta HEAVEN ON EARTH JAZZ dengan dua album fusion dan Latin jazz. Selain itu, Ossa pernah terlibat dalam proyek bersama Anggun dan sejumlah musisi lainnya.
Ossa juga dikenal sebagai pencipta lagu “Salam Untuk Dia” yang populer pada era 1990-an. Hingga kini, lagu tersebut masih dikenal dan dibawakan oleh sejumlah band lintas generasi.
Di bidang pendidikan, Ossa mulai mengajar di Chic’s Musik School pada 1997. Pada 1999, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Dewan Pembuat Kurikulum (DPK) hingga 2019. Bersama Fajar Satritama, drummer EDANE, ia turut menyusun materi pembelajaran drum yang digunakan di sekolah musik tersebut.
Dalam masa kepemimpinannya, Chic’s Musik School berhasil meraih sertifikasi ISO 9001 sebagai bagian dari pengembangan sistem manajemen mutu.
Pengalamannya sebagai pendidik juga tercermin dari perjalanan sejumlah drummer yang pernah belajar darinya dan kemudian berkiprah di industri musik Indonesia, di antaranya Ari Hardjodikoro dari TIPE-X, Farid Martin Badjeber dari BOOMERANG, serta Gilang dari WAYANG BAND.
Menyiapkan Babak Baru Progressive Rock
Di tengah aktivitasnya dalam pendidikan musik, Ossa juga mempersiapkan perkembangan terbaru bersama ACROPOLIS. Band tersebut tengah membenahi formasi, termasuk rencana penambahan pemain keyboard, serta menjajaki kerja sama dengan calon eksekutif produser baru.
Konsep musik ACROPOLIS diarahkan ke progressive rock dengan referensi musikal seperti TOOL dan DREAM THEATER. Arah tersebut sejalan dengan karakter musikal yang selama ini menjadi salah satu kecintaan Ossa.
Selain aktif sebagai musisi dan pendidik, Ossa memiliki pengalaman bekerja sama dengan sejumlah merek drum dan cymbal, di antaranya Pearl, Premier, Sonor, Zildjian, Orion, dan Paiste. Ia juga tengah menjajaki kemungkinan kerja sama endorsement baru.
Melalui buku teknik drum chops, Ossa berupaya memperluas akses pembelajaran bagi drummer Indonesia. Baginya, pengalaman bermusik bukan hanya tentang menghasilkan karya, tetapi juga tentang membagikan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan generasi berikutnya.
Dari panggung, studio, hingga dunia pendidikan, kiprah Ossa Sungkar memperlihatkan bagaimana musik dapat terus berkembang melalui proses belajar dan berbagi. Buku terbarunya diharapkan menjadi referensi bagi drummer muda untuk memperkaya teknik, membangun identitas musikal, serta meningkatkan kualitas permainan agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Raden William


0 Komentar