Cimahi, Cimahi Aktual - Masyarakat Teater Cimahi (Masteci) kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai ruang temu lintas generasi melalui sesi latihan kolaboratif yang digelar, (7/4/2026), di Area Gedung B Pemkot Cimahi. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pementasan dalam rangka Hari Teater Dunia (Hatedu) yang akan berlangsung pada 11–12 April 2026 di GOR Sangkuriang yang di suport penuh oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, S.E., Ak., CA., yang juga sebagai Founder HEPI+.
Mengusung semangat kebersamaan dan kreativitas, Masteci menghadirkan kolaborasi unik antara generasi muda dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Latihan ini tidak sekadar menjadi ajang teknis persiapan pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang interaksi, pembelajaran, dan pertukaran pengalaman antar generasi yang memperkuat ekosistem seni di Kota Cimahi.
Jurnalis Cimahi Aktual Eel Sesi Foto bersama Generasi Muda Masteci, Area Pemkot Cimahi, Jawa Barat (7/4/2026).
Para pelajar dari berbagai sekolah tampil sebagai motor penggerak kreativitas. Mereka membawa semangat, mimpi, dan keberanian untuk tampil di panggung teater. Di antaranya Faiz Reysha Setiawan dari SMPN 5 Cimahi yang bercita-cita menjadi musisi, Athalariq Defanida Mochtar dari SMA Tridaya Tunas Bangsa yang ingin menjadi seniman sukses, serta Muhammad Khairan Hernawan dari SMAN 1 Cimahi dengan impian menjadi teknisi pesawat terbang.
Selain itu, Destra Aria dari SMAN 5 Cimahi bercita-cita menjadi pengusaha, Kandisya Rahma Kurnia dari SMPN 5 Cimahi ingin meraih kesuksesan, Shefitri Indah Parmayani dari SMAN 2 Cimahi bercita-cita menjadi traveller, dan Desty Thufailah Hafshah dari SMAN 2 Cimahi yang memiliki mimpi menjadi aktor. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa teater mampu menjadi ruang tumbuh bagi berbagai latar belakang dan cita-cita.
Menariknya, kolaborasi ini juga melibatkan ASN dari berbagai instansi, seperti Disbudparpora Kota Cimahi dan Dinas Pendidikan Kota Cimahi. Teh Anggia, Teh Annisa, Kang Angga, serta Teh Asri Ulfah turut ambil bagian dalam latihan dan pementasan, berbaur langsung dengan para pelajar. Keterlibatan mereka menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan komunitas seni dalam mendukung pengembangan budaya lokal.
Semangat yang terbangun dalam latihan ini mencerminkan bahwa teater bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga media pembentukan karakter, keberanian berekspresi, dan penguatan nilai kebersamaan. Masteci berhasil menghadirkan ruang inklusif yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu panggung yang sama.
Melalui pementasan yang akan digelar pada Hari Teater Dunia, Masteci berharap dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat luas sekaligus memperkuat posisi Cimahi sebagai kota yang aktif dan progresif dalam pengembangan seni pertunjukan. Kolaborasi lintas generasi ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dapat tumbuh ketika ruang dan kesempatan dibuka seluas-luasnya.
Reportase : Eel
Jurnalis : Virgi Ali


0 Komentar