Aktual

Momentum Strategis Kebudayaan Kota Cimahi

Ricky Maulana Sesi Wawancara oleh Eel , Musda, Gedung Aula A, Pemkot Cimahi (22/2/2026).

 Cimahi, Cimahi Aktual – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) periode 2026–2030 resmi digelar di Gedung Aula A Lantai 4 Pemerintah Kota Cimahi, dengan rangkaian acara yang sarat kreasi serta menampilkan keberagaman seni dan budaya, baik tradisional maupun modern. Acara ini menjadi momen strategis bagi para pemangku kepentingan budaya, seniman, dan komunitas kreatif untuk merumuskan arah kepemimpinan DKKC 4 tahun ke depan (22/2/2026).

Asri Mulyani, Fajar Budhi , Deden Maulana , Musda, Gedung A, Cimahi Utara, Kota Cimahi (22/2/2026).

Acara dibuka secara resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa oleh Ki Sastro, yang dipandu oleh Din Fikram. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan Walikota Cimahi dari Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora), Drs. Dani Bastian, yang memberikan apresiasi atas kontribusi DKKC dalam pelestarian budaya, serta mendorong pengembangan kreativitas para seniman dan budayawan kota. Sambutan juga disampaikan oleh PLT Ketua DKKC, Visca Suasana Arum, M.Pd, serta Ketua Panitia Musda, Nyi Mas Asri Mulyani, Amd, yang menegaskan pentingnya Musda sebagai ruang kolaborasi dan penguatan jaringan kebudayaan di Kota Cimahi.

Di Musda Buka Oleh Kesenian Pencak Silat, Musda , Gedung A, Kota Cimahi (22/2/2026).

Rangkaian acara Musda menampilkan pertunjukan seni yang memukau, mulai dari Pencak Silat, Tari Kreasi Tradisional Sunda, hingga musik pop kontemporer. Tamu undangan hadir dari berbagai kalangan, termasuk instansi pemerintah, tokoh seniman, pengusaha, budayawan, serta komunitas seni, sehingga Musda menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar elemen kebudayaan di Kota Cimahi.

Drs. Dani Bastian, yang memberikan apresiasi atas kontribusi DKKC , Gedung A Pemkot, Kota Cimahi, Jawa Barat (22/2/2026).

Salah satu inti Musda adalah pemilihan calon Ketua DKKC periode 2026–2030. Dua kandidat, Lin Karliana, S.Pd dan Siti Yanti Abintini, S.H., M.M., memaparkan visi dan misi masing-masing di hadapan peserta sidang, dengan durasi lima menit per calon. Proses pemilihan dipimpin oleh Ketua Sidang, Fajar Budhi Wibowo, M.Si., M.Hum, dengan mekanisme suara yang transparan, didampingi oleh Drs. Deden Maulana Anggakarti, M.Ds dan Asri Mulyani, serta sejumlah saksi, salah satunya Elin Herlina, S.Pd dari Jurnalis Cimahi Aktual, sehingga proses demokratis berlangsung tertib dan lancar.

Musda ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan, Kota Cimahi, Jawa Barat (22/2/2026).

Sesi tanya jawab antar peserta menambah dinamika diskusi, menampilkan keterbukaan dan profesionalisme DKKC dalam menjalankan Musda. Hasil sidang pleno menetapkan Siti Yanti Abintini sebagai Ketua DKKC periode 2026–2030.

Lin Karliana S.Pd, Musda, Gedung A, Kota Cimahi, Jawa Barat (22/2/2026).

Lebih dari sekadar pemilihan ketua, Musda ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan dan program kebudayaan Kota Cimahi ke depan. Kegiatan ini menegaskan peran DKKC sebagai lembaga yang tidak hanya membina seni dan budaya lokal, tetapi juga menguatkan kolaborasi antar komunitas kreatif serta generasi muda.

Tajimalela , CRC, BHKC Edutainment , Acara Sidang Musda di Gedung A, Pemkot, Kota Cimahi, Jawa Barat (22/2/2026).

Dewan Kebudayaan Kota Cimahi, Sukes menggelar Musda 2026-2030, Gedung A, Pemkot, Kota Cimahi, Jawa Barat (22/2/2026).

Acara ditutup dengan harapan besar bagi pengembangan kebudayaan Kota Cimahi, sekaligus mempertegas posisi DKKC sebagai motor penggerak inovasi dan pelestarian budaya di tingkat kota. Musda ini menjadi bukti komitmen Kota Cimahi dalam memajukan seni, budaya, dan kreativitas secara berkelanjutan.

Jurnalis : Virgi Ali & Eel

0 Komentar

Iklan Banner

Pasang Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close