Aktual

The Long Way Through: Perjalanan Panjang Literasi dalam Bedah Buku “Terus Berjalan”

Citra Nila Kresna Dewi, Bandung, Jawa Barat (20/1/2026).

 Bandung, Cimahi Aktual — Dunia literasi kembali menemukan ruang perjumpaannya melalui kegiatan Bedah Buku yang digelar pukul 14.00 WIB di Kantor PT Majmu Musti Sundaya, Jalan Pahlawan No. 70 A1–2, Bandung. Acara ini menjadi pertemuan terbatas para penulis, akademisi, dan pegiat seni dalam semangat silaturahmi serta dialog literasi yang reflektif (20/1/2026).

Kegiatan ini membedah buku Terus Berjalan: Satu Kata Demi Satu Kata, karya Citra Nila Kresna Dewi, penulis asal Sumedang, Jawa Barat, yang diterbitkan oleh Tulus Pustaka. Selain itu, diskusi juga merujuk pada buku The Long Way Through, yang menjadi bingkai pemaknaan perjalanan panjang dalam dunia kepenulisan dan literasi.

Dua Buku, Satu Jalan Literasi

Judul The Long Way Through dimaknai sebagai simbol perjalanan panjang yang harus ditempuh seorang penulis dalam merawat kata, gagasan, dan kesadaran. Gagasan tersebut sejalan dengan isi buku Terus Berjalan: Satu Kata Demi Satu Kata, yang merekam proses kepenulisan secara perlahan, jujur, dan penuh perenungan.

Sesi Wawancara , Eel dan Citra, Jl Pahlawan , Kota Bandung (20/1/2026).

Dalam pemaparannya, Citra Nila Kresna Dewi menjelaskan bahwa Terus Berjalan lahir dari pengalaman personal dan proses panjang dalam memahami hidup, bahasa, dan diri sendiri. Buku ini tidak sekadar menghadirkan cerita, tetapi juga kesaksian tentang ketekunan—bahwa menulis adalah kerja berkelanjutan yang dibangun dari satu kata ke kata berikutnya.

Literasi sebagai Proses, Bukan Sekadar Hasil

Diskusi bedah buku berkembang pada pemahaman literasi sebagai proses panjang. Menulis dipandang bukan hanya soal menghasilkan karya, tetapi membangun kesadaran berpikir, kepekaan rasa, dan keberanian untuk terus berjalan di tengah keterbatasan.

penulis, akademisi, dan pegiat seni dialog literasi yang reflektif , Kota Bandung (20/1/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Deden Maulana, Akademisi, Penulis, dan Pelukis, yang menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi kebudayaan dan ekspresi seni. Ia menyoroti keterhubungan sastra, seni rupa, dan pemikiran kritis dalam membangun masyarakat yang reflektif.

Apresiasi dari Sesama Penulis

Penulis Lin Karliana memberikan apresiasi terhadap karya Citra Nila Kresna Dewi. Ia mengaitkan buku Terus Berjalan dengan semangat perjalanan literasi yang juga tercermin dalam bukunya The Long Way Through—sebuah perjalanan panjang yang tidak selalu mudah, namun penting untuk dijalani oleh seorang penulis.

Sementara itu, Didin Tulus, penulis sekaligus penerbit, menyampaikan tanggapan positif terhadap Citra sebagai penulis muda dari daerah yang konsisten menulis dan mampu menjadikan pengalaman personal sebagai kekuatan literasi.

Jejak Literasi dari Sumedang

Didin Tulus dan Citra, Bandung (20/1/2026).

Kehadiran Citra Nila Kresna Dewi menegaskan bahwa literasi tidak hanya tumbuh di pusat-pusat kota besar, tetapi juga dari daerah. Buku Terus Berjalan menjadi bukti bahwa pengalaman lokal dapat berbicara secara universal melalui bahasa dan ketulusan narasi.

Wawancara Lengkap

Sesi wawancara lengkap bersama Citra Nila Kresna Dewi dapat disaksikan melalui YouTube Cimahi Aktual Channel, yang mengulas lebih jauh proses kreatif, latar penulisan, dan makna perjalanan literasi di balik kedua buku yang dibahas.

Melalui kegiatan ini, literasi kembali dimaknai sebagai perjalanan panjang—the long way through—yang terus dijalani para penulis, satu kata demi satu kata.


Reportase : Eel
Jurnalis : Virgi Ali 
Creative Video : Eel, Virgi Ali
Voice Over : Eel

0 Komentar

Iklan Banner

Pasang Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close