![]() |
| Sesi Interview , Eel Jurnalis Cimahi Aktual bersama Luliah dan Ine Herayani, gerakan peduli sosial , Cibeber, Cimahi Selatan (4/1/2026). |
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara gerakan literasi dan aksi kemanusiaan. RLBR mengemas kegiatan sosial tersebut secara kreatif melalui konsep bazaar amal cuci gudang, dengan menyediakan berbagai kebutuhan sandang seperti kerudung sisa ekspor, baju gamis, jaket, celana jeans, pakaian anak, dan produk busana lainnya dengan harga super murah. Bazaar amal berlangsung dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB dan mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.
![]() |
| Sesi Wawancara, Eel dengan Suherman, selaku petugas keamanan (Security Guard), Rest Area 125 B, Kota Cimahi (4/1/2026). |
Seluruh hasil kegiatan bazaar amal ini didedikasikan untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh. Melalui pendekatan yang inklusif dan terjangkau, kegiatan ini membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat untuk turut beramal sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Dukungan terhadap kelancaran acara juga datang dari pihak Rest Area 125 B. Suherman, selaku petugas keamanan (Security Guard), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh nilai kemanusiaan.
“Bazaar ini sangat bermanfaat dan mencerminkan kepedulian sosial. Pengaturan parkir dan keamanan sudah dikoordinasikan dengan baik sehingga kegiatan amal yang dilaksanakan RLBR dapat berjalan lancar,” ungkapnya.
![]() |
| Bambang Supriatna, Rumah Literasi Bunga Rampai, Rest Area 125 B, Cimahi Selatan (4/1/2026). |
Salah satu panitia pelaksana, Luliah, menyampaikan bahwa sejumlah barang menjadi favorit pengunjung, di antaranya jaket, celana jeans, pakaian anak, dan gamis. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya minat terhadap produk-produk tersebut sejak pagi hari.
Sementara itu, Ine Herayani menjelaskan bahwa harga yang ditetapkan sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp30.000, sebagai bentuk komitmen agar kegiatan amal ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Yanti, panitia lainnya, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari gerakan peduli sosial yang berorientasi pada nilai kemanusiaan dan solidaritas.
Sebagai penegasan komitmen organisasi, Bambang Supriatna menyampaikan bahwa Rumah Literasi Bunga Rampai akan terus melaksanakan aksi sosial secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap masyarakat dan bangsa.
Melalui kegiatan ini, RLBR menunjukkan bahwa literasi tidak hanya hidup dalam ruang diskusi dan pendidikan, tetapi juga hadir dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Sinergi antara kreativitas, amal, dan kepedulian sosial menjadi fondasi kuat dalam membangun solidaritas kemanusiaan di tengah situasi bencana.
Reportase : Eel
Jurnalis : Virgi Ali
Creative Video : Eel
Editor : Ghaza



0 Komentar