DPD PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia) Kota Cimahi yang melibatkan berbagai perguruan (paguron), Kota Cimahi (17/01/2026).
Cimahi, Cimahi Aktual – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi bersama mitra Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC), komunitas seniman dan budayawan, serta didukung Media Cimahi Aktual, menggelar kegiatan Cimahi Street Musik (CSM) sebagai ruang ekspresi seni budaya yang inklusif dan merakyat (17/1/2026).
Kegiatan ini menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisi dan modern yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya di ruang publik Kota Cimahi.
Pencak Silat, Pasanggiri , CSM, Kota Cimahi (17/01/2026).
Pencak Silat dan Pasanggiri Budaya
Pada siang hari, panggung CSM diwarnai penampilan Pencak Silat dari DPD PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia) Kota Cimahi yang melibatkan berbagai perguruan (paguron), di antaranya:
Gelar Siliwangi, Pusaka Paksi, Pusaka Gagak Lumayung, Pusaka Rama, Srikandhi Langlang Kancana, Campaka Bodas Siliwangi, Pusaka Simpay Kencana, Sinar Pusaka Muda Padjadjaran, Paksi Samakta Riksabuana, Gelar Pusaka Mahmud, Elang Putih, Gadjah Putih Pasir Malang, Ciung Wanara Kidang Kencana, Macan Hitam, Gondewa Sakti, Medai Karamat Pajagan, Cahaya Macan Sancang, hingga GB Sanalika.
Seni bela diri dengan nayaga musik tradisional, JL Kaum Alun-Alun Kota Cimahi (17/1/2026).
Selain demonstrasi jurus, kegiatan ini juga dikemas dalam bentuk Pasanggiri Silat, yang menampilkan kolaborasi antara seni bela diri dengan nayaga musik tradisional, khususnya kendang pencak, menciptakan harmoni antara gerak, irama, dan nilai filosofis budaya Sunda.
Acara siang hari dipandu oleh Dedi Guntur S.Sn, yang akrab disapa Mang Dedi Guntur, dengan penyajian yang komunikatif dan edukatif.
Demonstrasi jurus, dalam bentuk Pasanggiri Silat, Cimahi Tengah (17/1/2026).
Seni Inklusif dan Hiburan Musik Malam Hari
Memasuki sore hari, panggung Cimahi Street Musik menghadirkan Balik Heula Ka Cimahi (BHKC) Chapter Disabilitas, yang menampilkan baca puisi, pantomim, serta kreasi tari modern, sebagai wujud seni yang inklusif dan berkeadilan.
Pada malam hari, acara dipandu oleh Asri Mulyani, Agus Supriatna dan Eel, dilanjutkan dengan Special Perform One Band serta Happy Plus yang menyuguhkan hiburan musik bagi masyarakat, sekaligus menutup rangkaian acara dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
UMKM Kue Cubit Asep Suhendar , Alun Alun Area Kota Cimahi (17/1/2026).
Dukungan UMKM Lokal
Kegiatan ini juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi kreatif melalui kehadiran UMKM lokal, salah satunya Kue Cubit Asep Suhendar yang berlokasi di Jalan Panday, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Komitmen Pelestarian Budaya
Melalui Cimahi Street Musik, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan seni budaya tradisional, mendorong regenerasi seniman, serta memperkuat identitas budaya daerah melalui partisipasi aktif masyarakat.
Reportase : Virgi Ali
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Abba





0 Komentar