Aktual

Menanam Empati Sejak Dini, Rumah Literasi Bunga Rampai Bangun Generasi Peduli dan Berkelanjutan

Rumah Literasi Bunga Rampai Bangun Generasi Peduli dan Berkelanjutan, Kota Cimahi (17/1/2026).

 Cimahi, Cimahi Aktual - Rumah Literasi Bunga Rampai (RLBR) kembali menunjukkan perannya sebagai ruang tumbuh generasi masa depan melalui kegiatan edukatif dan sosial yang menanamkan empati, inklusivitas, dan kesadaran keberlanjutan sejak usia dini di Jl. Amri Machmud , Gg PGRI, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Cimahi Tengah , Kota Cimahi (17/1/2026).Mengemas tausiyah anak dengan pendekatan seni, literasi, dan budaya, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan nilai dapat disampaikan secara menyenangkan dan membumi.

Acara dipandu oleh Elin Herlina S.Pd dan dibuka dengan penampilan pantomim dari anak-anak disabilitas Komunitas Balik Heula Ka Cimahi (BHKC) Chapter Disabilitas. Dengan gerak sederhana namun penuh makna, mereka menyampaikan pesan tentang keberanian, kesetaraan, dan hak setiap anak untuk berekspresi. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran empati bagi seluruh peserta yang hadir.

Mc Elin Herlina dan Abah Moel, Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi (17/1/2026).

Suasana semakin mengharukan ketika seorang anak disabilitas membacakan puisi berjudul “Ilmu”. Puisi tersebut menjadi pengingat bahwa pengetahuan adalah cahaya kehidupan yang harus dapat diakses oleh siapa pun, tanpa memandang keterbatasan fisik maupun latar belakang sosial.

Pendongeng dari Komunitas Hayu Maca, Mang Idon, hadir memberikan tausiyah dan refleksi dengan gaya yang komunikatif dan dekat dengan dunia anak. Ia menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi berpikir kritis dan empati sosial di tengah derasnya arus digitalisasi.

kegiatan Pendidikan Seni, Sosial serta komitmen jangka panjang RLBR, Kecamatan Cimahi Tengah (17/1/2026).

“Di era digital, tantangan kita bukan sekadar teknologi, tapi bagaimana membentuk anak yang peka, mau belajar, dan peduli terhadap sekitarnya,” ujar Mang Idon.

Kegiatan ini juga menghadirkan Bunda Mei, seorang grafolog, yang memberikan materi tentang pengembangan diri anak menuju pribadi yang lebih baik. Melalui pendekatan grafologi, Bunda Mei mengajak anak-anak mengenali potensi diri, emosi, serta karakter positif yang dapat terus dikembangkan sejak dini.

Seniman dan budayawan Cimahi, Abah Moel, turut menguatkan pesan pentingnya pengenalan budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter. Melalui seni dan cerita, anak-anak diajak memahami bahwa agama, budaya, dan kepedulian sosial saling terhubung dalam membentuk manusia yang utuh.

Mang Idon, memberikan tausiyah dan refleksi dengan gaya yang komunikatif, Jl Amir Machmud, Gg PGRI, Kota Cimahi (17/1/2026).

Ketua Rumah Literasi Bunga Rampai, Lin Karliana, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang RLBR dalam menanamkan empati sosial dan nilai kemanusiaan pada anak-anak.

“Rumah Literasi Bunga Rampai ingin menjadi ruang aman dan ramah bagi semua anak untuk belajar menjadi manusia seutuhnya. Literasi, seni, dan kegiatan sosial kami rancang sebagai jalan menumbuhkan empati, kepedulian, dan karakter yang berkelanjutan sejak usia dini,” ujar Lin Karliana.

Kegiatan berlanjut dengan workshop kaligrafi Islam dan seni rupa. Anak-anak tampak antusias mengekspresikan gagasan dan perasaan mereka melalui karya visual. Aktivitas ini menjadi media pembelajaran yang tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga menanamkan nilai keislaman, kesabaran, dan penghargaan terhadap proses.

Penutupan Acara dengan Doa oleh Kang Abba, RLBR, Kota Cimahi (17/1/2026).

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, RLBR juga menggelar bakti sosial melalui Garage Sale. Hasil penjualan dialokasikan dalam bentuk pempers serta kebutuhan sandang yang dinilai lebih urgen dan efektif, untuk disalurkan kepada saudara-saudara di Sumatera dan Aceh. Anak-anak dilibatkan langsung dalam proses ini agar mereka belajar secara konkret tentang empati, berbagi, dan solidaritas sosial, Serta Acara ditutup denga Do’a yang di pimpin oleh Kang Abba dari Redaksi Cimahi Aktual. 


Melalui rangkaian kegiatan ini, Rumah Literasi Bunga Rampai menegaskan komitmennya dalam membangun generasi literat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial, kesadaran budaya, dan kepedulian terhadap sesama. Sebuah ikhtiar berkelanjutan untuk menyiapkan generasi masa depan yang berkarakter, berdaya, dan manusiawi di tengah tantangan zaman digital.


Reportase : Eel, Asri Mulyani 
Jurnalis : Virgi Ali 
Creative Video & Voice Over: Eel 
Editor : Ghaza

0 Komentar

Iklan Banner

Pasang Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close