Aktual

Silaturahmi Musisi Cimahi, Bangun Kolaborasi Mandiri untuk Berkarya dan Menggerakkan Ekonomi Kreatif

Bersama Kita Berkarya, Bersaudara, Membangun Kota Cimahi, Kel. Citeureup, Kota Cimahi, Jawa Barat, (29/7/2026).

Cimahi, Cimahi Aktual – Semangat membangun ekosistem seni, musik, dan ekonomi kreatif di Kota Cimahi diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi Musisi Cimahi yang digelar di Jalan Kamarung, Kampung Nyalindung RT 07 RW 05, Kelurahan Citeureup, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Mengusung konsep podcast dan jamming session, kegiatan tersebut mengambil tema “Bersama Kita Berkarya, Bersaudara, Membangun Kota Cimahi”. Kegiatan menjadi ruang pertemuan bagi musisi, seniman, budayawan, komunitas, dan pelaku media untuk bersilaturahmi, bertukar gagasan, serta membuka peluang kolaborasi.

Menariknya, kegiatan tersebut digelar secara mandiri tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Inisiatif ini lahir dari semangat bersama para pelaku seni, komunitas dan media untuk menciptakan ruang kreatif yang dapat berjalan dari kekuatan kolaborasi.

Silaturahmi Musisi Cimahi merupakan kolaborasi PT Cimahi Aktual Meru Entertainment, Media Lima Waktu, Komunitas Cimahi Street Musik (CSM), Padepokan Haur Wulung, serta Cimahi Rock Community (CRC).

Acara dipandu oleh Asri Mulyani dan Deden Cyber dengan konsep diskusi yang santai, atraktif, dan interaktif. Format podcast membuat pembahasan tidak hanya berfokus pada musik, tetapi juga menyentuh persoalan seni, komunitas, media, kemandirian, serta peluang ekonomi kreatif di Kota Cimahi.

Dalam sesi diskusi, Lin Karliana, Direktur Cimahi Aktual Media, menjadi salah satu narasumber yang membahas perkembangan ekonomi kreatif subsektor musik dan seni pertunjukan.

Ia melihat musik dan seni pertunjukan memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi kreatif di Kota Cimahi. Ekosistem tersebut tidak hanya berbicara mengenai pertunjukan, tetapi juga mencakup penciptaan karya, produksi, manajemen acara, konten digital, promosi, media, hingga berbagai aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar industri musik dan seni pertunjukan.

Menurutnya, kekuatan utama ekonomi kreatif berada pada kreativitas dan kemampuan membangun kolaborasi.

“Musik dan seni pertunjukan bukan hanya persoalan tampil dan berkarya. Di dalamnya ada ekosistem ekonomi kreatif yang bisa terus dikembangkan melalui kolaborasi antara seniman, musisi, komunitas dan media,” ungkap Lin.

Sementara itu, H. Yudhi Suherli, Komisaris Cimahi Aktual Media, menyoroti pentingnya membangun silaturahmi yang kuat sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian di kalangan pelaku seni dan musik.

Silaturahmi musisi digelar secara mandiri tanpa menggunakan anggaran pemerintah Kota Cimahi, (29/7/2026).

Menurutnya, kegiatan seperti Silaturahmi Musisi Cimahi menjadi contoh bahwa ruang berkarya dapat dibangun melalui inisiatif bersama tanpa harus selalu bergantung pada dukungan anggaran pemerintah.

“Silaturahmi harus terus dijaga. Ketika kita memiliki hubungan yang kuat, saling mendukung dan memiliki semangat mandiri, ruang untuk berkarya akan selalu terbuka,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ustadz Rizal dari Padepokan Haur Wulung, yang merupakan seniman sekaligus budayawan Kota Cimahi.

Ia mengapresiasi inisiatif mempertemukan para pelaku seni dan musik dalam suasana yang lebih cair. Menurutnya, kegiatan semacam ini perlu terus dikembangkan karena silaturahmi menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya.

Ruang pertemuan antar seniman, kata dia, dapat membuka komunikasi yang lebih luas, mempertemukan berbagai karakter dan latar belakang seni, sekaligus melahirkan gagasan baru untuk pengembangan kebudayaan di Kota Cimahi.

Sementara itu, Ayuni, seniman, pencipta lagu, musisi sekaligus aktris dari Ansamble Larasvara, turut memberikan pandangan dari perspektif pelaku seni.

Kehadiran para seniman dengan latar belakang berbeda dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa ekosistem seni di Kota Cimahi memiliki potensi yang beragam. Perbedaan genre, karakter, dan pengalaman justru dapat menjadi modal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas.

Memasuki sesi Jamming Session All Genre, suasana semakin hidup. Para musisi Kota Cimahi dari berbagai latar genre berbaur dan memainkan musik bersama dalam satu ruang.

Tidak ada sekat genre dalam sesi tersebut. Musik menjadi bahasa yang menyatukan para musisi sekaligus memperlihatkan bahwa keberagaman karakter musik dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan karya bersama.

Jamming session juga menjadi gambaran bahwa silaturahmi tidak harus selalu berlangsung dalam ruang formal. Musik dapat menjadi medium untuk membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, sekaligus menciptakan ruang ekspresi yang terbuka bagi para musisi.

Semangat tersebut menjadi pesan utama Silaturahmi Musisi Cimahi, yakni silaturahmi tanpa batas, berkarya tanpa sekat, dan berkolaborasi untuk membangun Kota Cimahi.

Bagi Media Cimahi Aktual, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas peran media dalam ekosistem ekonomi kreatif. Media tidak hanya hadir untuk menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya gagasan, komunitas, seniman, musisi, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat.

Kehadiran PT Cimahi Aktual Meru Entertainment diharapkan dapat terus membuka ruang bagi perkembangan musik, seni pertunjukan, komunitas, serta berbagai potensi ekonomi kreatif di Kota Cimahi.

Kegiatan yang lahir dari inisiatif mandiri tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas tidak selalu harus menunggu program besar. Dari ruang sederhana, dengan semangat kebersamaan, dapat lahir ruang kolaborasi yang mempertemukan banyak orang dan gagasan.

Silaturahmi Musisi Cimahi kemudian ditutup dengan Jamming Session All Genre bersama para musisi Kota Cimahi, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Ruang pertemuan antar seniman Kota Cimahi, Jawa Barat, (29/7/2026).

Pesan yang dibawa pun sederhana namun kuat: “Bersama Kita Berkarya, Bersaudara, Membangun Kota Cimahi.”

Karena ketika silaturahmi tidak dibatasi sekat, musik menjadi ruang pertemuan, kreativitas menjadi kekuatan, dan ekonomi kreatif memiliki kesempatan untuk tumbuh dari Kota Cimahi.

Jurnalis : Virgi Ali 

Editor : Raden William

0 Komentar

Iklan Banner

Pasang Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close