Sesi Foto bersama Kemendukbangga BKKBN Prov. Jabar & BPD AKU Prov. Jabar, Kota Bandung (30/4/2026).

Bandung, Cimahi Aktual — Kemendukbangga BKKBN Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan BPD AKU Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan webinar pelatihan penguatan literasi keamanan digital (cyber hygiene) bagi pelaku usaha UMKM dan kelompok UPPKA dari Kota Bandung dan Cimahi. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Prabu Siliwangi, (30/4/2026), sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelaku usaha dalam menjaga keamanan digital di era globalisasi.

Acara dibuka oleh Della Aryati, S.Pd., M.A.P., selaku Koordinator Bidang KSPK yang mewakili Kepala Perwakilan Kemendukbangga BKKBN Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keamanan digital di tengah meningkatnya penggunaan teknologi informasi oleh masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan kelompok UPPKA.

“Di era digital saat ini, hampir semua aktivitas usaha memanfaatkan perangkat IT. Oleh karena itu, kemampuan menjaga keamanan akun, baik media sosial maupun data pribadi, menjadi sangat penting. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat memahami dan menerapkan cyber hygiene untuk memperkuat usaha mereka,” ujarnya.

Peserta mampu menerapkan praktik cyber hygiene, Kota Bandung (30/4/2026).

Sesi Kemendukbangga BKKBN menyampaikan program-program pemberdayaan kepada pelaku UMKM dan kelompok UPPK, Bandung (30/4/2026).

Ketua BPD AKU Provinsi Jawa Barat, Wiwin Winarni Pamungkas, S.Pd., M.M., CSR., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa BPD AKU berperan sebagai mitra strategis dan jembatan bagi Kemendukbangga BKKBN dalam menyampaikan program-program pemberdayaan kepada pelaku UMKM dan kelompok UPPKA. Ia menegaskan bahwa pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan teknologi informasi para pelaku usaha.

Materi pelatihan disampaikan oleh Rahmat Febriansyah, trainer dari APHC Mien R Uno Foundation. Dalam paparannya, ia menjelaskan konsep dasar keamanan digital (cyber hygiene), termasuk cara membuat akun yang aman, pentingnya penggunaan kata sandi yang kuat, serta langkah-langkah mencegah kebocoran data.

“Jika pelaku usaha mampu mengamankan akun dan data mereka, maka aktivitas bisnis online akan lebih terkontrol dan berpotensi berkembang lebih pesat,” jelas Rahmat.

Peserta mampu menerapkan praktik cyber hygiene, Kota Bandung (30/4/2026).

Para peserta yang hadir, termasuk perwakilan dari Kota Cimahi seperti Yusnardi, Agung Suleman, dan Andi, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam mendukung penguatan program berbasis IT. Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua BPC AKU Cimahi, Lin Karliana, serta Teti Suhayati sebagai perwakilan kelompok UPPKA, yang menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM dan kelompok UPPKA semakin sadar akan pentingnya keamanan digital, serta mampu menerapkan praktik cyber hygiene guna menjaga keberlangsungan dan kemajuan usaha di era digital.


Reportase : Virgi Ali 

Jurnalis : Lin Karliana 

Editor : Eel