![]() |
| Ketua Umum Yayasan Budaya Individu Spesial, Diana Sofiyan |
Bandung, Cimahi Aktual – Kegiatan sosial dan hiburan bertajuk “Istara NU K’2 – Individu Spesial Cinta Ramadan 2026” sukses digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026 di D'Botanica Mall Bandung. Acara yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 19.00 WIB ini diselenggarakan oleh Yayasan Budaya Individu Spesial sebagai ruang ekspresi bagi individu berkebutuhan khusus sekaligus kegiatan sosial di bulan suci Ramadan.
![]() |
| Para Tamu yang Hadir di acara “Istara NU K’2 – Individu Spesial Cinta Ramadan 2026” |
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Lions Club Bandung serta Yayasan Harapan Teguh, yang bersama-sama menghadirkan kegiatan hiburan, edukasi keluarga, hingga santunan bagi anak yatim, dhuafa, dan individu spesial, serta merchendise dari Kapolda Jabar di wakili oleh Kapolres Sukajadi.
Sambutan Penuh Inspirasi
![]() |
| Elisabet Kurniawati Triant, S.TP selaku Owner Lions Club Bandung sekaligus dari Yayasan Harapan Teguh |
Dalam sambutannya, Elisabet Kurniawati Triant, S.TP selaku Owner Lions Club Bandung sekaligus dari Yayasan Harapan Teguh menyampaikan pesan tentang pentingnya memulai kebaikan dari hal kecil.
Menurutnya, kebaikan tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus dimulai dari langkah kecil yang tulus.
“Sesungguhnya sesuatu tidak akan datang sendiri. Kebaikan itu dimulai dari yang terkecil, dan Tuhan akan mengirimkan orang-orang baik kepada kita. Lions Club Bandung hadir bukan hanya untuk berbagi, tetapi untuk melayani. Berbagi bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang harapan. Berbagi adalah tentang martabat manusia, tentang mengatakan kepada seseorang: kamu berharga, kamu tidak sendirian,” ungkapnya.
![]() |
| Yayasan Budaya Individu Spesial, Gai Subogya Suhardja, PhD |
Sementara itu, Pembina Yayasan Budaya Individu Spesial, Gai Subogya Suhardja, PhD menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi semua pihak untuk menjadi manusia yang lebih peka terhadap sesama.
“Acara ini memberi kita kesempatan untuk belajar menjadi manusia yang lebih peka, lebih terbuka, dan menghargai keberagaman kehidupan,” ujarnya.
![]() |
| Ketua Yayasan Budaya Individu Spesial, Fahdi Masan, S.Sn., M.Sn |
Ketua Yayasan Budaya Individu Spesial, Fahdi Masan, S.Sn., M.Sn juga mengungkapkan bahwa perjalanan kegiatan sosial seperti ini tidak selalu mudah.
“Banyak tantangan dan kerikil yang dihadapi, namun hal tersebut tidak boleh menyurutkan semangat kita untuk terus menjalani kebaikan,” katanya.
![]() |
| Jurnalis Cimahi Aktual Media dan Ketua Umum Yayasan Budaya Individu Spesial, Diana Sofiyan |
Sedangkan Ketua Umum Yayasan Budaya Individu Spesial, Diana Sofiyan, menekankan pentingnya dukungan keluarga bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang tetap hadir bersama anak-anak mereka meskipun cuaca kurang bersahabat.
“Kita harus mengedukasi anak-anak istimewa kita yang tidak bisa menjalani hidup ini sendirian. Terima kasih kepada para orang tua hebat yang tetap hadir meskipun hujan dan badai. Mengajak anak keluar rumah sangat penting agar mereka tidak terkurung di rumah. Ini juga membantu membangun ketahanan keluarga,” ujarnya.
![]() |
| Pengurus komunitas CP Bandung Raya dan Ketua Umum Yayasan Budaya Individu Spesial, Diana Sofiyan |
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini disebut sebagai penampilan seni budaya, karena memiliki nilai edukasi dan terapi bagi keluarga disabilitas.
“Berkesenian menjadi sebuah kekuatan dan penatalaksanaan perilaku bagi anak-anak kita. Seni bukan hanya hiburan, tetapi juga proses pembelajaran dan penguatan bagi keluarga disabilitas,” tambahnya.
Rangkaian Acara
Acara dimulai dengan registrasi peserta yang diiringi penampilan musik. Setelah itu dilanjutkan dengan opening ceremony, pembacaan Al-Qur’an, sambutan dari berbagai tokoh, serta sesi simbolis penyerahan santunan.
![]() |
| Penampilan Angklung dari Komunitas Keluarga Cerebal Palsy Bandung Raya |
Acara dipandu oleh MC. Kak Cucu, kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari individu spesial, seperti:
-
Stand Up Komedi (Hendra Gunawan)
-
Tarian kursi roda (wulan dan Mamah)
-
Parade musik jimbe (Starland)
-
Penampilan dance (Smile Bit Dance)
-
Permainan Solo biola (Alvin)
-
Angklung (Komunitas Cerebal Palcy Bandung Raya)
-
Fashion show anak difabel
Salawatan (Arasi)
Tari Sufis (Dendy Cholid)
kultum dan doa (ibu Sumini)
Selain itu, terdapat pula game Ramadan untuk anak-anak, pengundian doorprize, hingga hiburan musik dari band tamu.
![]() |
| “Membangun Ketahanan Keluarga” serta siraman rohani menjelang berbuka. |
Dalam kegiatan sosialnya, panitia menyalurkan:
-
100 paket santunan bagi anak yatim dan dhuafa
-
100 paket santunan bagi individu spesial
Kegiatan juga diisi dengan sesi parenting bertema “Membangun Ketahanan Keluarga” serta siraman rohani menjelang berbuka.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama anak yatim dan difabel, yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Budaya Individu Spesial berharap masyarakat semakin terbuka dalam menerima dan mendukung individu berkebutuhan khusus, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan.
Junalis : Utteu









0 Komentar