Aktual

Emak-Emak Cipageran Angkat Reog Geboy Parahyangan, Siap Tampil di Ajang CSM

Reog Geboy Parahyangan, Cileutik, Kel.Cipageran, Kota Cimahi (2/2/2026).

 Cimahi, Cimahi Aktual — Semangat pelestarian budaya Sunda terus tumbuh di Kota Cimahi. Kelompok kesenian Reog Geboy Parahyangan di bawah naungan Komunitas Balik Heula Ka Cimahi (BHKC) Chapter Musik Karawitan kembali menggelar sesi latihan kedua di Kampung Cileutik, Kelurahan Cipageran , Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi , Jawa Barat (2/2/2026), sebagai bagian dari persiapan tampil di ajang Cimahi Street Musik (CSM).

Kang Warsa , Reog Geboy Parahyangan , Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat (2/2/2026).
Latihan ini menjadi momentum penting dalam mematangkan konsep pertunjukan Reog Geboy Parahyangan yang mengusung semangat kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal. Diperkuat dengan sentuhan musikal yang dinamis serta kekompakan para pemain, Reog Geboy Parahyangan tampil sebagai representasi kesenian Sunda yang hidup, membumi, dan relevan dengan ruang publik masa kini.

Menariknya, kelompok Reog Geboy Parahyangan digerakkan oleh para perempuan dan emak-emak Sunda yang secara konsisten aktif berlatih dan berkarya. Di tengah peran mereka sebagai ibu dan penggerak keluarga, para anggota tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga dan mengembangkan kesenian tradisional.

Elin Herlina dan Lin Karliana, Kota Cimahi (2/2/2026).
Lin Karliana, S.Pd, selaku Pimpinan Reog Geboy Parahyangan, mengungkapkan bahwa latihan kedua ini difokuskan pada penguatan kekompakan, penjiwaan gerak, serta kesiapan mental menjelang penampilan.

“Kami ingin tampil maksimal dan percaya diri. Reog Geboy Parahyangan bukan hanya soal pertunjukan, tetapi juga ruang ekspresi emak-emak Cipageran untuk berkarya, berkreasi, dan melestarikan budaya daerah,” ujar Lin Karliana dalam sesi wawancara (2/2/2026).

Sementara itu, Elin Herlina, S.Pd, Sekretaris BHKC Edutainment, menegaskan bahwa kehadiran Reog Geboy Parahyangan sejalan dengan visi komunitas dalam menghidupkan kembali budaya Sunda di tengah masyarakat.

“BHKC Chapter Musik Karawitan mendorong kesenian tradisional untuk terus bergerak mengikuti zaman tanpa kehilangan jati diri. Reog Geboy Parahyangan adalah contoh nyata bagaimana seni, edukasi, dan edutainment bisa berjalan beriringan,” jelas Elin (2/2/2026).

Dalam sesi latihan tersebut, kolaborasi dengan seniman karawitan turut memperkaya nuansa pertunjukan. Salah satunya melalui keterlibatan Kang Koswara, seniman musik tradisional yang juga dikenal sebagai Pimpinan Gentra Sauyunan dan Kang Warsa Pada instrument musik Gong, yang memberikan penguatan musikal pada Reog Geboy Parahyangan.

Dengan persiapan yang semakin matang, Reog Geboy Parahyangan optimistis dapat memberikan penampilan terbaik di CSM. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya serta inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda, untuk terus mencintai dan melestarikan kesenian Sunda.

BHKC Chapter Musik Karawitan, Cileutik, Kel.Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat (2/2/2026).
Tentang Komunitas Balik Heula Ka Cimahi (BHKC)

BHKC merupakan komunitas budaya, seni, Pendidikan , dan Sosial yang berfokus pada pelestarian seni dan tradisi Sunda di Kota Cimahi melalui pendekatan edukasi, edutainment, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal.


Reportase : Virgi Ali 

Jurnalis : Virgi Ali

0 Komentar

Iklan Banner

Pasang Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close