![]() |
| Ramadan kembali menghadirkan denyut ekonomi musiman, Jl. Babakan Cianjur, Kota Bandung, Jawa Barat (25/2/2026). |
Bandung, Cimahi Aktual – Bulan suci Ramadan kembali menghadirkan denyut ekonomi musiman yang terasa kuat di sejumlah titik keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Jl. Babakan Cianjur di Kota Bandung (25/2/2026). Kawasan ini menjelma menjadi spot favorit warga untuk berburu takjil dan hidangan berbuka puasa.
Setiap sore menjelang magrib, warga dari berbagai penjuru Kota Bandung hingga dari Kota Cimahi memadati ruas jalan tersebut. Deretan pedagang musiman maupun pedagang tetap menawarkan beragam pilihan kuliner khas Ramadan. Mulai dari kolak pisang, es buah, gorengan, aneka kue tradisional, hingga lauk pauk siap santap tersedia lengkap dan menggugah selera.
![]() |
| Deretan pedagang musiman maupun pedagang tetap menawarkan beragam pilihan kuliner khas Ramadan, Kota Bandung , (25/2/2026). |
Antusiasme masyarakat menciptakan suasana yang dinamis. Interaksi antara penjual dan pembeli berlangsung hangat, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Ramadan. Bagi para pedagang, kondisi ini membawa berkah tersendiri. Banyak yang mengaku mengalami peningkatan omzet signifikan dibandingkan hari biasa. Ramadan menjadi momentum penting untuk mendongkrak pendapatan dan memperkuat ekonomi keluarga.
Namun, tingginya mobilitas pengunjung turut berdampak pada arus lalu lintas di sekitar kawasan. Kepadatan mulai terlihat sejak pukul 16.30 WIB dan memuncak menjelang waktu berbuka. Kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir di bahu jalan, ditambah aktivitas keluar-masuk pembeli, menyebabkan kemacetan cukup panjang. Sejumlah pengguna jalan mengaku harus meluangkan waktu lebih lama untuk melintas di jalur tersebut.
![]() |
| aktivitas keluar-masuk pembeli, menyebabkan kemacetan cukup panjang, Jl Babakan Cianjur, Kota Bandung, Jawa Barat (25/2/2026). |
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi semua pihak. Di satu sisi, aktivitas ekonomi rakyat tumbuh pesat dan memberikan dampak positif. Di sisi lain, diperlukan penataan yang lebih baik agar kenyamanan dan keselamatan tetap terjaga. Pengaturan parkir sementara, rekayasa arus lalu lintas, serta kehadiran petugas di jam-jam sibuk dinilai dapat menjadi solusi.
Jl. Babakan Cianjur menjadi gambaran nyata bagaimana tradisi berburu takjil tidak hanya menghidupkan suasana Ramadan, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal—sekaligus menghadirkan tantangan penataan kawasan di tengah lonjakan aktivitas musiman.
Reportase : Eel
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Ghaza



0 Komentar