![]() |
| Keanggunan Anniversary Golden 50 Tahun Sanggar Tari Bali Purantara, RKBM , Kota Cimahi (10/1/2026). |
![]() |
| Sesi Wawancara Asri Mulyani bersama Made Pernama dan Ketut Surata, Halaman Pura Agung Wira Loka Natha, Cimahi Tengah (10/1/2026). |
Didirikan pada tahun 1976 dan diresmikan pada 1978, Pura Agung Wira Loka Natha tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan umat Hindu, tetapi juga menjadi pusat pelestarian seni dan budaya Bali di tengah masyarakat Cimahi yang multikultural. Selama puluhan tahun, pura ini konsisten menjadi ruang perjumpaan spiritual, kultural, dan sosial.
![]() |
| Drs. Dani Bastian, Memberi sambutan di acara Anniversary Golden 50 Tahun Sanggar Tari Bali Purantara, Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi (10/1/2026). |
“Usia 50 tahun adalah momentum refleksi dan regenerasi. Sanggar ini hadir bukan hanya untuk menjaga tradisi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda,” ungkapnya.
![]() |
| Ngatiyana di sambut oleh Vaikunthaloka (pria) dan Sekhe Gong Gita Shanti (wanita), Jl Sriwijaya Raya, Kota Cimahi (10/1/2026). |
![]() |
| Ni Made Diva Alvita dan I Gusti Ayu Pramesthi Indira Paramahayu , Sekhe gong Gita Shanti , Kec. Cimahi Tengah (10/1/2026). |
Rangkaian acara dimeriahkan dengan pertunjukan musik live Gamelan Bali oleh Sekha Gong Wiraloka Cimahi di bawah pimpinan Ketut Surata, S.Kep., Ners. Alunan gamelan Bali yang dinamis dan harmonis mengiringi setiap penampilan, memperkuat nuansa sakral sekaligus artistik.
![]() |
| Sesi wawancara ,Asri Mulyani dengan Kang Lucky, Pura Agung Wira Loka Natha, Cimahi (10/1/2026). |
Para penari muda tampil memukau melalui Tarian Kreasi Bali yang energik dan penuh ekspresi. Sejumlah sanggar turut berpartisipasi, di antaranya Sanggar Rumah Kreatif Bunda Mei (RKBM). Antusiasme generasi muda yang hadir menunjukkan bahwa seni tradisi tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Penilaian pertunjukan dilakukan oleh dewan juri yang kompeten di bidang Tari Bali, khususnya Tari Pendet, sehingga kualitas artistik dan nilai tradisi tetap terjaga.
![]() |
| Bunda Mei, RKBM, Jl Sriwijaya Raya Kota Cimahi (10/1/2026). |
Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Drs. Dani Bastian, dalam sambutannya menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan bagian penting dari pembangunan kota dan penguatan pariwisata berbasis keberagaman.
“Tari adalah ekspresi leluhur yang mencerminkan jati diri bangsa. Kota Cimahi memiliki kekayaan budaya yang harus terus dirawat,” ujarnya.
Kedatangan jajaran pemerintah disambut dengan tarian penyambutan yang diiringi kehadiran Vaikunthaloka (pria) serta Sekhe Gong Gita Shanti (wanita), menambah kekhidmatan suasana perayaan.
![]() |
| Citra Yuliati dan Kadek Ginastri, MC, 50 Golden Anniversary Sanggar Tari Bali Purantara , Kota Cimahi (10/1/2026). |
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (Purn) S.A.P, dalam sesi wawancara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seni dan budaya tersebut. Ia menilai seni budaya, termasuk tari Bali, telah menjadi bagian dari identitas Kota Cimahi yang multikultural.
![]() |
| Zayyana Hilmi Shabira Dan Kanzia esika afshin, RKBM, Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi (10/1/2026). |
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Budaya Disbudparpora Kota Cimahi, Raden Lucky Sugih Mauludin, S.E., M.M. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam seni tari merupakan kebanggaan tersendiri dan menjadi indikator keberhasilan pelestarian budaya.
![]() |
| Kang Fajar, Bang Attha , dan Aki Toloheor , Pura Agung Wira Loka Natha , Anniversary Golden 50 Tahun Sanggar Tari Bali Purantara Cimahi (10/1/2026). |
Acara Anniversary Golden 50 Tahun Sanggar Tari Bali Purantara Cimahi turut dihadiri pejabat Pemerintah Kota Cimahi, komunitas seni, Dewan Kebudayaan Kota Cimahi, serta tamu undangan. Dukungan terhadap seni tari dan gamelan Bali menjadi bukti bahwa seni budaya mampu menjadi jembatan intelektual, spiritual, dan sosial dalam merawat keberagaman.
Melalui perayaan ini, Pura Agung Wira Loka Natha kembali menegaskan perannya sebagai pusat spiritual umat Hindu sekaligus ruang budaya yang terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda demi menjaga jati diri bangsa.
Reportase: Asri Mulyani
Jurnalistik: Virgi Ali
Creative Video: Eel
Editor: Ghaza










0 Komentar